
Oleh: Redaksi Pancar Banua News
Hikmah Jum’at, PancarbanuaNews – Manusia memiliki banyak keinginan.
Kita ingin hidup berkecukupan, keluarga bahagia, pekerjaan lancar, usaha berkembang dan segala rencana berjalan sesuai harapan.
Namun hidup tidak selalu demikian.
Ada rencana yang gagal. Ada pertemuan yang tidak terjadi. Ada pekerjaan yang tidak kita dapatkan. Ada usaha yang mengalami kerugian. Ada orang yang kita percaya ternyata mengecewakan.
Pada saat seperti itu, kita sering bertanya, “Mengapa Allah membiarkan ini terjadi?”
Padahal bisa jadi, di balik sesuatu yang tidak kita sukai terdapat kebaikan yang belum mampu kita lihat.
Allah mengingatkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 216 bahwa boleh jadi kita membenci sesuatu padahal ia baik bagi kita, dan boleh jadi kita menyukai sesuatu padahal ia buruk bagi kita.
Ayat ini mengajarkan satu hal penting: manusia hanya mengetahui sebagian kecil dari perjalanan hidupnya.
Kita melihat hari ini. Allah mengetahui hari esok.
Karena itu, menerima ketetapan Allah bukan berarti berhenti berusaha. Tawakal bukan alasan untuk menyerah.
Kita tetap harus berikhtiar, tetapi setelah itu kita belajar menyerahkan hasil kepada Allah.
Jika berhasil, bersyukur.
Jika gagal, bersabar.
Jika kehilangan, percaya bahwa Allah mampu menggantinya.
Jika rencana berubah, yakinlah bahwa hidup kita tetap berada dalam pengetahuan-Nya.
Tidak semua pintu yang tertutup adalah musibah. Terkadang pintu itu ditutup agar kita tidak masuk ke tempat yang salah.
Hikmah Jumat:
Tidak semua yang kita inginkan harus menjadi milik kita. Tetapi apa yang Allah tetapkan untuk kita, selalu memiliki hikmah.
Maka jangan terlalu kecewa ketika kehidupan tidak berjalan sesuai keinginan. Bisa jadi Allah sedang membawa kita menuju sesuatu yang jauh lebih baik.





