Example floating
Example floating
KalselLifestyleNasionalRagam BeritaSerba-Serbi

“14 Jasad Ditemukan dari Bangkai KM Virgo, Operasi Bawah Air dan Identifikasi DVI Terus Dikebut”

22
×

“14 Jasad Ditemukan dari Bangkai KM Virgo, Operasi Bawah Air dan Identifikasi DVI Terus Dikebut”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Foto Ilustrasi: Kapal Motor Virgo Transport 8 yang Tenggelam dan Tim SAR yang sedang melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban.

Banjarmasin, PancarbanuaNews – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 memasuki fase penting setelah tim SAR gabungan kembali menemukan 14 jasad dari dalam bangkai kapal pada Kamis (24/9/2026).

Penemuan tersebut menjadi salah satu hasil terbesar dalam operasi pencarian yang kini memasuki hari ke-12. Tim penyelam gabungan terus menyisir bagian dalam kapal yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa, dengan fokus pada ruang-ruang yang diduga masih menyimpan korban.

Example 300x600

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pencarian akan terus dimaksimalkan, terutama melalui operasi penyelaman bawah air. Selain unsur laut, pencarian juga didukung unsur udara untuk mempercepat proses evakuasi korban yang berhasil ditemukan.

“Tim SAR gabungan akan terus melakukan pencarian secara maksimal, baik melalui unsur udara maupun unsur laut, khususnya melalui penyelaman bawah air di dalam badan kapal,” kata Syafii.

Penyelaman Jadi Fokus Utama

Operasi bawah air menjadi bagian paling krusial dalam pencarian karena sebagian korban diduga masih berada di dalam badan kapal.

Basarnas menyebut hingga Kamis malam terdapat 150 korban yang telah ditemukan, terdiri dari 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia. Dari total 243 orang dalam manifes, masih terdapat korban yang belum ditemukan. Basarnas memperkirakan 93 korban kemungkinan masih berada di dalam bangkai kapal.

Kondisi bangkai kapal yang berada di dasar laut membuat proses evakuasi tidak mudah. Tim penyelam harus bekerja dengan memperhitungkan posisi kapal, kondisi struktur bangkai, arus serta faktor keselamatan penyelam.

Karena itu, setiap penyelaman dilakukan secara bertahap. Korban yang ditemukan dari dalam kapal kemudian dievakuasi ke permukaan sebelum dibawa menuju Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.

Tim penyelam TNI AL, Basarnas Special Group dan unsur penyelam lainnya sebelumnya juga berhasil membuka akses ke bagian tertentu dari kapal untuk mengeluarkan korban. Operasi tersebut dilakukan dengan sangat hati-hati karena kondisi arus dan cuaca laut yang berubah cepat.

14 Jasad Dievakuasi, DVI Bergerak Cepat

Sebanyak 14 jasad yang ditemukan pada Kamis kemudian dievakuasi menuju Banjarmasin. Setibanya di RS Bhayangkara Banjarmasin, jenazah langsung ditangani Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kalimantan Selatan.

Perkembangan terbaru menunjukkan proses identifikasi terus berlangsung. Pada Kamis malam, Tim DVI berhasil mengidentifikasi enam korban tambahan, yakni Deny Dwi Saputra, Abdul Fikri, Tuti, Mashudi, Feris Sudaryanto dan Aditya Firmansyah.

Dengan tambahan tersebut, jumlah korban meninggal yang telah berhasil diidentifikasi mencapai 20 orang. Sementara itu, dari total jenazah yang telah diterima RS Bhayangkara Banjarmasin, masih terdapat korban yang menunggu proses identifikasi.

Proses identifikasi tidak dilakukan hanya berdasarkan ciri fisik. Tim DVI mencocokkan data post mortem dari jenazah dengan data ante mortem yang dikumpulkan dari keluarga.

Untuk jenazah yang kondisi fisiknya sudah mengalami kerusakan akibat lama berada di laut, pemeriksaan DNA menjadi bagian penting dalam memastikan identitas. Pusdokkes Polri juga telah menerima sampel DNA untuk dicocokkan dengan sampel pembanding dari keluarga korban.

Keluarga Masih Menunggu Kepastian

Di tengah intensifnya operasi bawah air, keluarga korban masih berada dalam situasi penuh penantian. Bagi keluarga, setiap informasi mengenai penemuan jasad menjadi harapan sekaligus menghadirkan kenyataan pahit bahwa anggota keluarga mereka mungkin menjadi bagian dari korban yang ditemukan.

Karena itu, proses identifikasi menjadi sangat penting. Keluarga tidak hanya membutuhkan informasi mengenai jumlah korban yang ditemukan, tetapi juga kepastian mengenai identitas agar dapat segera melakukan proses pemakaman.

Tim DVI Polda Kalsel menyatakan akan membantu proses pemulangan jenazah setelah identitas dipastikan. Pihak keluarga juga diminta terus berkoordinasi dengan posko terkait untuk melengkapi data ante mortem yang diperlukan dalam proses pencocokan.

Hingga perkembangan terbaru, 91 data keluarga korban telah dikumpulkan sebagai bahan pembanding untuk pemeriksaan DNA. Pusdokkes Polri menyatakan proses pemeriksaan terus dilakukan untuk mempercepat kepastian identitas korban.

Pencarian Belum Berakhir

Penemuan 14 jasad pada hari ke-12 tidak menjadi akhir operasi. Sebaliknya, hasil tersebut memperkuat dugaan bahwa masih terdapat korban di dalam bangkai KM Virgo Transport 8.

Dengan operasi bawah air yang terus dilanjutkan, perhatian kini tertuju pada bagian-bagian kapal yang belum sepenuhnya dapat diperiksa.

Bagi tim SAR, tantangannya bukan hanya menemukan korban, tetapi juga memastikan setiap proses penyelaman berlangsung aman. Sementara bagi keluarga, setiap operasi penyelaman membawa satu harapan sederhana: mendapatkan kepastian tentang anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.

Operasi SAR pun masih berlanjut. Tim gabungan akan terus melakukan pencarian dan evakuasi, sementara Tim DVI bekerja di darat untuk memastikan setiap korban yang ditemukan dapat segera diketahui identitasnya dan dikembalikan kepada keluarga.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *