
MARTAPURA, PancarBanuaNews — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, keteladanan, serta semangat perjuangan dalam membangun kehidupan masyarakat.
Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Temu Kader dan Pentas Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar, Kamis (10/9/2026), di Aula DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar.
Sekitar 200 peserta menghadiri kegiatan yang diikuti jajaran pengurus dan kader Partai Golkar Kabupaten Banjar tersebut. Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antarkader sekaligus menguatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan kerja-kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Ir. H. Gusti Perdana Kesuma mengatakan bulan Maulid merupakan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW yang patut diisi dengan memperbanyak kecintaan kepada Rasulullah dan mengambil pelajaran dari perjuangannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan kecintaan kepada Nabi sebagai bagian dari upaya memperbaiki kehidupan umat.
Gusti Perdana Kesuma menyampaikan bahwa umat Islam berharap memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW sebagai salah satu jalan menuju surga yang dijanjikan Allah SWT.
“Bulan Maulid adalah bulan kelahiran Nabi. Dari syafaat Nabi, kita berharap mendapatkan surga yang dijanjikan Allah SWT,” pesannya.
Dorong Kader Perempuan Tidak Berhenti di Struktur
Dikarenakan yang hadir dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi ini didominasi kaum perempuan, maka Dalam kesempatan tersebut, Gusti Perdana Kesuma juga memberikan perhatian terhadap peningkatan peran perempuan dalam politik.
Ia mendorong kader perempuan Partai Golkar agar tidak hanya mengambil peran dalam struktur kepengurusan partai, tetapi juga berani maju dan memenangkan kontestasi politik untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Menurutnya, kebijakan keterwakilan perempuan minimal 30 persen harus dimanfaatkan sebagai ruang untuk meningkatkan partisipasi politik perempuan.
“Jangan hanya berhenti pada struktur kepengurusan 30 persen. Kita berharap 30 persen perempuan kader Partai Golkar juga bisa terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Banjar,” ujarnya.
Ia menilai semakin banyak perempuan yang terlibat dalam lembaga legislatif akan semakin memperluas ruang aspirasi masyarakat, khususnya dalam memperjuangkan berbagai kepentingan perempuan, keluarga dan masyarakat.
Keteladanan Nabi untuk Membangun Peradaban
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar yang juga Ketua DPRD Kabupaten Banjar H. Agus Maulana, S.H, MM mengajak seluruh kader menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani perjuangan Rasulullah SAW.
Menurutnya, perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW memberikan banyak pelajaran mengenai bagaimana membangun umat, memperkuat persatuan dan menciptakan peradaban yang baik.
“Melalui momentum peringatan Maulid ini, mari kita meneladani perjuangan Nabi dalam memperjuangkan umat dan membangun peradaban yang baik demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Partai Golkar yang dicapai hingga saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh kader.
“Pencapaian Partai Golkar hari ini adalah hasil bersama seluruh kader Partai Golkar. Karena itu, manfaatnya harus bisa dirasakan masyarakat dan juga kader Partai Golkar,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya diukur dari keberhasilan politik, tetapi juga dari sejauh mana keberadaan partai dapat memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Tiga Grup Maulid Dapat Bantuan Pembinaan

Sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan/uang pembinaan kepada tiga grup maulid yang tampil dalam kegiatan tersebut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan bagi keberlangsungan kegiatan kelompok-kelompok maulid sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah berkembang di tengah masyarakat.
Guru Abdul Hadi Arsyad Paparkan Perjuangan Nabi
Nuansa keagamaan semakin terasa saat Guru Abdul Hadi Arsyad menyampaikan tausiyah.
Dalam ceramahnya, Guru Abdul Hadi Arsyad menguraikan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam melakukan dakwah dan syiar Islam.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan Rasulullah dalam menyebarkan Islam penuh dengan tantangan. Namun, dengan keteguhan, strategi, persatuan dan keteladanan, Nabi berhasil membangun kekuatan umat sekaligus meletakkan dasar peradaban Islam.
Menurutnya, perjuangan Nabi Muhammad SAW juga tidak terlepas dari upaya membangun kekuatan sosial dan politik umat.
Dari perjalanan tersebut, umat Islam dapat mengambil pelajaran bahwa membangun masyarakat dan peradaban membutuhkan perjuangan, persatuan, strategi serta kepemimpinan yang berpihak kepada kemaslahatan.
Karena itu, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menerapkan nilai-nilai perjuangan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Temu Kader dan Pentas Maulid DPD Partai Golkar Kabupaten Banjar tersebut pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi antarkader.
Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas kader Partai Golkar Kabupaten Banjar sekaligus mendorong seluruh kader untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat.
PancarBanuaNews — Menyapa Banua, Mengabarkan Fakta.





